Rabu, 8 Juli 2020 – Ibadat Pagi

HARI BIASA PEKAN XIV

ofisi

PEMBUKAAN

P:Ya, Tuhan, sudilah membuka hatiku.
U:Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.

MAZMUR 94 (95)

Ant.
Pujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Ant.
Pujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
Puncak gunung pun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Ant.
Pujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant.
Pujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant.
Pujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant.
Pujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putra dan Roh kudus.
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.
Pujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.

MADAH

Mari kita putra terang
Tampil maju dan berjuang
Diresapi semangat Kristus
Jadi abdi dengan tulus.

Jangan lupa mohon Tuhan
Agar kita diarahkan
Pada tujuan sejati
Setia sepanjang hari.

Allah cahaya sejati
Sinarilah hati kami
Agar mampu memantulkan
Kristus terang kehidupan.

Terpujilah Allah Bapa
Terpujilah Allah Putra
Bersama Roh Kudus pula
Sekarang dan selamanya. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1
Ya Allah, kuduslah tindakan-Mu, dewa manakah seagung Allah kami?

Mazmur 76 (77)

Aku berseru kepada Allah dengan suara lantang,*
aku berteriak, dan Ia mendengarkan daku.

Pada hari kesesakanku aku mencari Tuhan,†
malam hari kutadahkan tanganku tiada hentinya,*
dan tiada hiburan bagiku.

Apabila aku ingat akan Allah, aku mengaduh,*
apabila termenung, makin lemah lesu semangatku.

Mataku tiada terpejamkan,*
aku gelisah, hingga tidak dapat berbicara.

Kupikirkan zaman yang lampau,*
tahun yang silam kukenang.

Malam hari aku merenung-renung dalam hati*
dan selalu menimbang-nimbang dalam batinku:

“Untuk selamanyakah Tuhanku menolak*
dan tiada lagi bermurah hati?

Sudah habiskah kasih setia-Nya selama-lamanya,*
sudah batalkah janji-Nya yang turun-temurun?

Sudah lupakah Allah menaruh belaskasihan,*
ataukah Ia menutup kerahiman-Nya dengan kemurkaan?”

Sungguh inilah yang menikam hatiku,*
bahwa Allah merubah sikap-Nya.

Namun aku tetap mengingat karya Tuhan,*
karya yang mengagumkan pada masa yang silam.

Segala karya-Mu akan kurenungkan,*
akan kukenangkan segala perbuatan-Mu.

Ya Allah, kuduslah tindakan-Mu,*
dewa manakah seagung Allah kami?

Engkaulah Allah yang melakukan karya-karya agung,*
Engkau menyatakan kuasa-Mu di antara bangsa-bangsa.

Dengan tangan kuat Kautebus umat-Mu,*
keturunan Yakub dan Yusuf.

Air laut melihat Engkau, ya Allah,†
melihat Engkau, lalu gemetar,*
bahkan samudera raya bergetar ketakutan.

Awan-awan mencurahkan air hujan,†
awan meledakkan guntur gemuruh,*
halilintar sambar-menyambar.

Deru guntur-Mu sabung-menyabung,†
kilapan kilat menyinari jagat,*
bumi gemetar dan berguncang.

Jalan-Mu melalui laut, melalui air yang luas,*
rahasia karya-Mu tak terselami.

Demikian umat-Mu Kau bimbing seperti kawanan domba,*
dengan perantaraan Musa dan Harun.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1
Ya Allah, kuduslah tindakan-Mu, dewa manakah seagung Allah kami?

Ant. 2
Hatiku bersuka ria karena Tuhan yang merendahkan dan meninggikan.

Kidung (1 Sam 2:1-10)

Hatiku bersuka ria karena Tuhan,*
aku bermegah-megah karena Allahku.

Mulutku mengejek musuh,*
karena aku gembira atas pertolongan-Mu.

Tak ada orang sekudus Tuhan,*
tak ada wadas sekokoh Allah kita.

Jangan lagi berbicara dengan angkuh,*
membualkan kata yang congkak-congkak.

Tuhan itu Allah yang mahatahu,*
bukankah Dia yang menguji tingkah laku manusia!

Sudah patahlah busur para perkasa,*
dan orang lemah dipersenjatai kekuatan.

Orang yang kenyang harus mencari nafkah,*
orang kelaparan mengaso dari kerjanya.

Orang mandul melahirkan tujuh kali,*
tetapi ibu yang beranak banyak menjadi layu.

Tuhan berkuasa atas mati dan hidup,*
menurunkan ke alam maut dan menaik-kan dari sana.

Tuhan membuat miskin dan membuat kaya,*
Ia merendahkan dan meninggikan.

Ia menegakkan dari debu orang yang hina,*
mengangkat dari persampahan orang miskin.

Tuhan mendudukkan dia di antara para bangsawan*
dan memberinya tempat kehormatan.

Sebab Tuhanlah yang memiliki alas bumi,*
Ia menaruh daratan di atasnya.

Ia melindungi langkah laku orang yang dikasihi-Nya†
dan membinasakan orang berdosa dalam kegelapan,*
sebab orang tidak menjadi perkasa dengan kekuatannya sendiri.

Tuhan menggentarkan para lawan-Nya,†
Yang mahatinggi mengguntur di cakrawala,*
Tuhan mengadili bumi sampai ke ujung-ujungnya.

Tuhan memberikan kekuasaan kepada raja-Nya*
dan menguatkan orang yang diurapi-Nya.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2
Hatiku bersuka ria karena Tuhan yang merendahkan dan meninggikan.

Ant. 3
Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai.

Mazmur 96 (97)

Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai,*
dan pulau-pulau bersukacita.

Awan kelam menyelubungi Tuhan,*
keadilan dan hukum tumpuan takhta-Nya.

Api menjalar di hadapan Tuhan,*
menghanguskan para lawan di sekitar-Nya.

Halilintar menyinari jagat,*
bumi melihatnya dan gemetar.

Gunung-gunung luluh laksana lilin di hadapan Tuhan,*
di hadapan Tuhan semesta alam.

Langit mewartakan keadilan Tuhan,*
dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.

Dipermalukanlah orang yang menyembah berhala,†
yang bermegah atas arca yang tak berdaya,*
hendaknya segala dewa sujud menyembah Tuhan.

Sion mendengarnya dan bersukacita,†
kota-kota Yehuda bersorak-sorai*
karena keputusan-Mu, ya Tuhan.

Sebab Engkaulah, ya Tuhan, mahatinggi di atas seluruh bumi,*
Engkau mahaagung di atas segala dewata.

Hai orang yang mengasihi Tuhan, bencilah kejahatan,†
sebab Tuhan memelihara orang yang mengasihi-Nya*
dan melepaskan mereka dari cengke-raman orang jahat.

Terang terbit bagi orang benar,*
sukacita bagi orang yang tulus hati.

Bersukacitalah dalam Tuhan, hai orang benar,*
muliakan nama-Nya yang kudus.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3
Tuhan meraja, hendaklah bumi ber-sorak-sorai.

BACAAN SINGKAT (Rom 8:35.37)

Apakah yang dapat memisahkan kita dari cinta Kristus? Sengsara? Penindasan? Penganiayaan? Kelaparan? Ketelanjangan? Bahaya? Atau pedang? Dalam segalanya itu kita akan menang dengan jaya karena kekuasaan Kristus yang mencintai kita.

LAGU SINGKAT

P:Aku memuji Tuhan,* Setiap waktu.
U:Aku memuji Tuhan,* Setiap waktu.

P:Madah pujian tetap bergema pada bibirku.
U:Setiap waktu.

P:Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U:Aku memuji Tuhan,* Setiap waktu.

KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1:68-79)

Ant. Kidung Zakharia
Hendaklah kita mengabdi Tuhan seumur hidup.

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kidung Zakharia
Hendaklah kita mengabdi Tuhan seumur hidup.

DOA PERMOHONAN

Terpujilah Allah, penyelamat kita, sebab Ia telah berjanji akan menyertai Gereja-Nya setiap saat sampai akhir dunia. Marilah kita bersyukur kepada-Nya dan berkata:

U:Tinggallah beserta kami, ya Tuhan.

Ya Tuhan, tinggallah sepanjang hari beserta kami,* dan matahari rahmat-Mu yang menyinari kami jangan sampai terbenam.
Kepada-Mu kami baktikan hari ini sebagai kurban pujian,* dan kami berjanji tidak akan melakukan atau membenarkan kejahatan.
Ya Tuhan, semoga seluruh hari ini mendatangkan kurnia cahaya-Mu,* supaya kami menjadi terang dunia dan garam masyarakat.
Semoga cinta kasih Roh Kudus-Mu membimbing hati dan bibir kami,* agar kami tetap berlaku baik dan memuji Engkau.

BAPA KAMI

DOA PENUTUP

Ya Tuhan, sinarilah kiranya hati kami dengan terang cahaya-Mu. Semoga kami tetap mengikuti jalan perintah-Mu, dan tak pernah menyimpang dari padanya. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan peng-antara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

PENUTUP

P:Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U:Amin

Rabu, 8 Juli 2020 – Ibadat Sore

HARI BIASA PEKAN XIV

ofisi

PEMBUKAAN

P : Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
U : Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

P : Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh kudus.
U : Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluia.

MADAH

Pada waktu senja kini
Malam mulai mendekat
Kami menyerahkan diri
Penuh pasrah dan hormat
kepada-Mu Bapa kami
Sumber segala rahmat.

Kami bersyukur pada-Mu
Atas kurnia hari
Yang kini akan berlalu
Dan atas kasih suci
Yang Kaucurahkan selalu
Ke dalam hati kami.

Semoga kami semua
Yang khidmat menghadap-Mu
Siap menanggapi cinta
Dengan tiada ragu
Membaktikan jiwa raga
Demi kerajaan-Mu.

Terpujilah Allah Bapa
Tuhan mahakuasa
Terpujilah Yesus Kristus
Yang menjadi penebus
Terpujilah Roh ilahi
Penghibur yang sejati. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1
Marilah kita menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Allah kita yang mahaagung.

Mazmur 61 (62)

Hanya pada Tuhanlah hatiku tenang,*
sebab dari padaNyalah keselamatanku.

Hanya Dialah pelindung dan penyelamatku,*
Dialah penyokongku, aku takkan goyah.

Berapa lamakah kamu masih menyerbu manusia lemah,*
bersama-sama mencoba meruntuhkannya!

Seperti menyerang dinding yang miring,*
menggempur tembok yang mau roboh!

Rencana mereka tipuan belaka,*
mereka suka akan dusta.

Dengan mulut, mereka memberkati,*
tetapi dalam hati, mereka mengutuki.

Hanya pada Tuhanlah hatiku tenang,*
dan padaNyalah segala harapanku.

Hanya Dialah pelindung dan penyelamatku,*
Dialah penyokongku, aku takkan goyah.

Pada Tuhanlah keselamatan dan kemuliaanku,*
Dialah kekuatan dan tempat perlindunganku.

Percayalah kepada-Nya selalu, hai umatku,†
curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya,*
Dialah perlindungan kita.

Hanya angin belaka, anak-anak Adam,*
kehampaan semata, anak-anak manusia.

Bila ditimbang, neraca terjungkit ke atas,*
berat mereka bersama lebih ringan dari pada angin.

Jangan menaruh harapan pada pemerasan,*
jangan menggantungkan diri pada perampasan.

Apabila harta milikmu bertambah,*
janganlah hatimu melekat kepadanya.

Tuhanlah sumber kekuatan dan kasih setia,*
Tuhan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1
Marilah kita menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Allah kita yang mahaagung.

Ant. 2
Semoga wajah Allah berseri-seri, semoga Allah memberkati kita.

Mazmur 66 (67)

Semoga Allah mengasihani dan memberkati kita,*
semoga wajah-Nya berseri-seri kepada kita.

Ya Allah, semoga karya-Mu dikenal di bumi,*
dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa bersorak gembira,†
sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil*
dan menuntun segala bangsa di bumi.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Tanah telah memberi hasilnya,*
sebab Tuhan, Allah kita, telah memberkati kita.

Semoga Allah tetap memberkati kita,*
semoga seluruh bumi menjadi takwa.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2
Semoga wajah Allah berseri-seri, semoga Allah memberkati kita.

Ant. 3
Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kidung (Kol 1:12-20)

Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,†
yang membuat kita layak mendapat bagian*
dalam warisan gemilang para kudus.

Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan*
dan memindahkan kita ke dalam kerajaan Putra-Nya yang terkasih.

Dalam Kristus kita mendapat penebusan,*
yaitu pengampunan dosa.

Kristuslah gambar Allah, Ia menampakkan Yang tak kelihatan,*
Dialah yang pertama dari segala ciptaan.

Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,*
baik di angkasa maupun di bumi;

baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,*
singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.

Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraan-Nya dan untuk Dia,†
Ia mendahului segala sesuatu,*
dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja ;†
Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,*
supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.

Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhan-Nya diam dalam Kristus,†
dan dengan perantaraan Kristus*
Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya.

Baik yang di bumi, maupun yang di angkasa,*
segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3
Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.

BACAAN SINGKAT (1 Ptr 5:5b-7)

Rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihi yang rendah hati. Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Allah yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada wak-tunya. Serahkanlah segala kecemasanmu kepada-Nya, sebab Ia memelihara kamu.

LAGU SINGKAT

P:Peliharalah kami, ya Tuhan,* Seperti biji mata.
U:Peliharalah kami, ya Tuhan,* Seperti biji mata.

P:Lindungilah kami di bawah naungan sayap-Mu.
U:Seperti biji mata.

P:Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U:Peliharalah kami, ya Tuhan,* Seperti biji mata.

KIDUNG MARIA (Luk 1:46-55)
Ant. Kidung Maria
Ulurkanlah tangan-Mu yang perkasa, ya Tuhan; cerai-beraikanlah orang yang angkuh dan angkatlah yang hina-dina.

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersuka ria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya.

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatNya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong.

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya*
untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kidung Maria
Ulurkanlah tangan-Mu yang perkasa, ya Tuhan; cerai-beraikanlah orang yang angkuh dan angkatlah yang hina-dina.

DOA PERMOHONAN

Saudara-saudara tercinta, marilah kita bergembira dalam Tuhan, sebab Ia berkenan melimpahi umat-Nya dengan anugerah dan kurnia. Maka hendaklah kita penuh semangat berkata:

U:Lipat gandakanlah rahmat dan damai, ya Tuhan.

Allah kekal, bagi-Mu seribu tahun sama dengan satu hari,* insyafkanlah kami bahwa kehidupan ini seperti bunga yang berkembang di waktu pagi dan layu di waktu petang.
Kurniakanlah roti surgawi kepada umat-Mu, agar kami jangan lapar,* dan air hidup, supaya kami takkan haus lagi.
Semoga orang-orang beriman mencari dan memikirkan perkara surgawi,* dan memuliakan Dikau baik di waktu kerja maupun di waktu senggang.
Berilah kiranya musim yang baik, ya Tuhan,* supaya hasil tanah kami melimpah.
Izinkanlah orang-orang mati memandang wajah-Mu,* dan anugerahilah kami juga kebahagiaan untuk memandang Engkau.

BAPA KAMI

DOA PENUTUP

Kuduslah nama-Mu, ya Tuhan, dan kasih sayang-Mu turun-temurun. Kabulkan¬lah kiranya doa kami dan sambutlah kami umat-Mu, supaya kami tetap mengagungkan Dikau dengan madah pujian. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

PENUTUP

P:Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal
U:Amin.

Rabu, 8 Juli 2020 – Ibadat Malam

HARI BIASA PEKAN XIV

ofisi

PEMBUKAAN

P : Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
U : Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

P : Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.
U : Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,* dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluia.

DOA TOBAT

CARA A

U : Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya kepada Allah, Tuhan kita.

CARA B

P : Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U : Sebab kami orang yang berdosa.

P : Tunjukkanlah belas kasihan kepada kami, ya Tuhan.
U : Dan anugerahkanlah keselamatan kepada kami.

CARA C

P : Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk redam: Tuhan, kasihanilah kami.
U : Tuhan, kasihanilah kami.

P : Engkau datang memanggil orang yang berdosa: Kristus, kasihanilah kami.
U : Kristus, kasihanilah kami.

P : Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami: Tuhan, kasihanilah kami.
U : Tuhan, kasihanilah kami.

ABSOLUSI

P : Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U : Amin.

MADAH

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kau ampuni
Kar’na sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1
Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsianku dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31) 1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,†
condongkanlah telingaMu kepadaku*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsianku*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,†
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 1
Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsianku dan benteng pertahananku yang kuat.

Ant. 2
Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhan,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan!

Sebab pada Tuhanlah kasih setia*
dan penebusan berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel*
dari segala kesalahannya.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2
Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

BACAAN SINGKAT (Ef 4:26-27)

Jangan berdosa. Janganlah matahari ter­benam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

LAGU SINGKAT

S : Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan penyelamatku.
U : Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan penyelamatku.

S : Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.
U : Ya, Tuhan penyelamatku.

S : Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.
U : Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan penyelamatku.

KIDUNG SIMEON (Luk 2:29-32)

Antifon:
S : Berkatilah kami, ya Tuhan,
U : Bila kami berjaga, lindungilah kami bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu*
yang Kau sediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon:
S : Berkatilah kami, ya Tuhan,
U : Bila kami berjaga, lindungilah kami bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

DOA PENUTUP

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kau letakkan atas bahu para peng­ikutMu, dan ringanlah beban yang Kau berikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kira­nya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa.

PENUTUP

P : Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.
U : Amin.